5 Tempat Terbaik Menikmati Senja di Yogyakarta

Banyak orang berujar bahwa Tuhan itu romantis, karena itu Dia ciptakan senja. Ya, senja memang selalu diidentikan dengan hal-hal melankolis dan romantis. Menikmati langit yang perlahan berubah warna bisa menjadi aktivitas pelepas penat yang menyenangkan. Apalagi jika ditemani oleh orang terkasih. Suana romantis pun semakin terasa. Berikut ini kami hadirkan 5 tempat terbaik untuk menikmati senja di Yogyakarta.

Kompleks Istana Ratu Boko

Terletak di ketinggian, Candi Ratu Boko menjadi tempat paling populer bagi fotografer untuk berburu lanskap senja. Sesuai dengan nama awalnya, Abhayagiri Vihara (biara di bukit yang penuh kedamaian), tempat ini menjanjikan keheningan senja yang menenteramkan. Di antara reruntuhan gerbang candi, Anda bisa menyaksikan mentari yang bergulir turun. Sedangkan di kejauhan terlihat siluet Merapi Merbabu yang berdiri gagah.

Embung Nglanggeran

Permukaan air telaga yang tersepuh bias senja akan menjadi pemandangan yang melenakan. Tepat di depan mata, matahari bulat sempurna lindap perlahan. Sedangkan di sisi kanan, gugusan Gunung Nglanggeran mulai tertutup kabut. Senja di Embung Nglanggeran memang penuh pesona. Jika malam datang, deretan lampu yang mengelilingi telaga akan membuat suasana semakin syahdu dan romantis.

Bukit Bintang

Terletak di tepi jalan raya yang menghubungkan Yogyakarta dan Gunungkidul, Bukit Bintang selalu ramai didatangi anak muda yang ingin menikmati senja. Dari tempat ini Anda bisa menyaksikan Merapi Merbabu di kejauhan serta bentang alam Yogyakarta. Saat malam menjelang, kerlip lampu kota yangserupa lautan cahaya akan menjadi pemandangan yang indah.

Pantai Parangtritis

Tak diragukan lagi, Pantai Parangtritis memang menyimpan pesona senja yang indah dan berbeda-beda tiap harinya. Kadangkala senja keemasan dengan mentari bulat sempurna, senja syahdu dengan langit merah jambu, atau senja berlatar langit biru pekat kemudian berubah gelap. Asyiknya lagi, Anda bisa menikmati senja di Pantai Parangtritis sembari naik bendi, kuda, ATV, atau cukup duduk di atas pasir dan menikmati jagung bakar.

Kawasan Titik Nol

Duduklah di kursi-kursi beton yang ada di Kawasan Titik Nol sekitar pukul 5 sore, maka Anda akan melihat wajah Jogja sesungguhnya. Riuh rendah kendaraan dan orang yang lalu lalang di jalanan akan menjadi pemandangan yang menenteramkan. Pada jam ini pun biasanya gerombolan burung akan berterbangan dan hinggap di pohon-pohon besar yang ada di Gedung Agung. Jika mau, naiklah ke atas Benteng Vredeburg dan pandanglah ke arah barat, niscaya Anda bisa melihat mentari yang mulai tergelincir di balik mega.