Nikmatnya Liburan di Grojogan Sewu, Kulonprogo

Kabupaten Kulonprogo beberapa tahun belakangan ini mulai mengembangkan potensi wisata alam yang ada di wilayahnya. Diberkahi berbagai macam tempat-tempat yang indah pemerintah setempat gencar membangun insfrastuktur untuk menunjang pariwisata di kabupaten ini. Selain itu promosi objek-objek wisata juga gencar digalakkan sehingga banyak wisatawan yang tertarik dan kemudian berkunjung ke objek-objek di Kulonprogo.

Salah satu objek wisata yang populer saat ini adalah, Curug Grojogan Sewu. Namanya sama dengan air terjun yang ada di Karanganyar, Jawa Tengah namun air terjun ini beda dan lokasinya berada di Dusun Beteng, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo. Dari kota Yogya diperlukan waktu sekitar 1,5 jam untuk tiba di lokasi curug.  Rute untuk menuju ke sana cukup mudah karena di sekitar pasar Jonggrangan sudah ada papan petunjuk jalan yang mengarahkan wisatawan menuju ke lokasi.

Setibanya di tempat parkir, penggunjung harus membeli tiket terlebih dahulu seharga Rp. 3000,-. Untuk sampai ke Air Terjun Grojogan Sewu, penggunjung terlebih dahulu harus berjalan sekitar 200 meter dari pintuk masuk kawasan air terjun. Perjalanan akan terasa menyenangkan karena banyak pepohonan rindang di kiri kanan jalan saat menyusuri jalan setapak. Udara yang sejuk dan pemandangan hijau pepohonan membuat pikiran menjadi segar kembali. Semakin mendekati lokasi air terjun, terdapat gazebo dan tempat duduk sederhana dari bambu yang disediakan pengelola agar wisatawan bisa menikmati keindahan alam disana.

Setibanya di lokasi air terjun, para wisatawan dapat menyaksikan sebuah air terjun yang mempesona. Ada beberapa tingkatan di air terjun ini, ada yang sudutnya 90 derajat ada juga yang bentuknya mirip dengan perosotan. Di air tejun paling atas terdapat sebuah kedung yang biasanya para penggunjung akan mandi disini. Airnya yang jernih tentu saja menggoda para wisatawan untuk terjun kedalamnya. Namun disarankan untuk tetap waspada saat mandi di kedung karena kedung ini cukup dalam.

Bagi yang tidak ingin mandi di kedung bisa bermain air di aliran air sungai. Jika tidak ingin basah-basahan bisa duduk santai di gazebo atau kursi sederhana yang dibuat oleh pengelola menikmati rimbun pepohanan, gemercik air sungai dan suara serangga yang menghuni hutan desa. Fasilitas yang ada juga cukup lengkap. Ada musolla, toilet dan juga kamar mandi sehingga para wisatawan tidak perlu kuatir mengenai masalah ini.