Memandang Puncak Merapi dari Atas Bukit Turgo

Gunung Merapi merupakan gunung teraktif di Indonesia yang pesonanya tidak pernah pudar dari masa ke masa. Dibalik keganasnnya, keindahan gunung ini tidak perlu diragukan lagi, banyak orang yang terpesona akan keindahan gunung ini. Setiap tahun ribuan orang datang ke Merapi untuk mendaki gunung ini, menyaksikan pemandangan alam dari puncak gunung yang luar biasa.

Gunung yang terletak di antara Provinsi Yogyakarta dan Jawa Tengah ini memiliki daya tarik yang sangat kuat bagi warga sekitar dan juga bagi orang luar daerah. Di Provinsi Yogyakarta ada beberapa tempat untuk menyaksikan kemegahan Gunung Merapi yaitu di Kaliurang, Kali Adem dan Bukit Turgo. Kaliurang dan Kali Adem sudah sangat populer bagi para wisatawan namun bayak yang belum mengetahui soal Bukit Turgo.

Bukit Turgo merupakan sebuah bukit yang terletak di sebelah barat Kaliurang tepatnya berada di Desa Purwobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Terdapat sebuah dusun yaitu dusun Turgo yang merupakan sebuah desa wisata. Di desa ini terdapat berbagai macam objek wisata seperti jelajah hutan Merapi, acara meracik teh dan kopi ala masyarakat setempat, pertunjukam budaya daerah, dan juga ritual keagamaan.

Daya tarik utama di kawasan ini adalah penggunjung dapat menyaksikan pemandangan puncak Gunung Merapi di puncak Bukit Turgo dari jarak dekat. Untuk sampai ke puncak, penggunjung harus berjalan kaki sekitar 1 jam menyusuri hutan desa. Terdapat sebuah jalan setapak yang  masih berupa lapisan tanah yang harus dilewati untuk mencapai puncak bukit. Dibeberapa bagian jalan terdapat alat bantu berupa tali yang melintang agar para pejalan kaki bisa berpegangan saat melewati jalanan yang cukup terjal.

Begitu sampai di puncak sebuah pemandangan luar biasa akan menghapus segala penat yang timbul saat mendaki bukit. Jika cuaca cerah dan bersahabat maka pemandangan Gunung Merapi pun dapat terlihat dengan jelas.  Puncak Merapi terliahat begitu dekat jika dilihat dari atas bukit. Terkadang terdapat awan putih yang berjalan melewati puncak gunung dan tentu saja menambah keindahan pemandangan. Jika beruntung pengunjung dapat melihat monyot-monyet yang sedang bersantai di atas dahan pepohonan. Sungguh hal yang luar biasa.

Selain itu terdapat sebuah makam atau petilasan yang di ats bukit. Makan tersebut Kyai Turgo yang di percaya sebagai makam Syekh Jumadil Qubro. Makan ini selain berfungsi untuk tempat wisata religi juga sebagai monumen peninggalan sejarah bagi warga sekitar. Di bawah makam terdapat sebuah goa yang biasanya digunakan untuk tirakat pengunjung yang berziarah ke makam Kyai Turgo.

Walau belum seterkenal tempat lainnya, Bukit Turgo bisa menjadi alternatif liburan bagi wisatawan yang menyukai kegiatan outdoor seperti trekking dan juga bagi yang menyukai pamandangan alam dan suasana yang tenang dan alami.