Candi Mendut, Candi dengan Arca Budha Raksasa

Candi Mendut merupakan candi Budha yang terletak 3 kilometer dari Candi Borobudur. Di relung candi terdapat 3 arca Budha berukuran besar dan tepat di depan candi terdapat Budhis Monastery.

Berdiri dengan kokoh di atas kaki candi setinggi 3, 70 meter, Candi Mendut nampak megah dan anggun dalam kesendiriannya. Candi berbentuk segi empat dengan atap bertingkat-tiongkat yang dihiasi stupa-stupa kecil ini memang tegak berdiri sendiri tanpa candi-candi pendamping. Dengan pintu masuk menghadap arah matahari tenggelam, Candi Mendut memiliki relung berukuran besar yang menjadi singgasana bagi 3 arca Budha raksasa.

Untuk memasuki relung candi, wisatawan harus menapaki anak tangga di kaki candi. Di bagian ini terdapat panel relief beraneka hewan seperti burung, kepiting, kura-kura, dan beberapa hewan lain. Relief tersebut menggambarkan kisah Jataka, atau pelajaran kehidupan yang dicontohkan melalui kisah-kisah hewan.

Meski hanya satu candi yang berdiri sendiri, Candi Mendut cukup ramai dikunjungi. Biasanya wisatawan akan mengunjungi Candi Mendut, Candi Pawon, lalu berakhir di Candi Borobudur. Ketiga candi yang terletak dalam satu garis lurus ini dulunya merupakan candi yang didatangi para peziarah dari berbagai belahan bumi.

Hingga kini, pada perayaan Waisak Candi Mendut akan menjadi titik mula dimulainya upacara. Di relung candi akan dijadikan altar yang dipenuhi aneka bunga dan hio. Pada malam hari sebelum Waisak, para pendeta Budha dari penjuru Indonesia akan berdoa di Candi Mendut dan keesokan harinya melakukan arak-arakan menuju Candi Borobudur.

Mengikuti Ritual Canting di Budhis Monastery

Tepat di depan Candi Mendut terdapat bangunan Budhis Monastery atau biara bagi calon biksu. Kompleks bangunan yang memiliki taman nan indah dan kolam yang dipenuhi bunga lotus atau teratai ini sangat tenang dan menenteramkan. Wisatawan boleh masuk ke tempat ini dengan satu syarat, tidak boleh membuat kegaduhan.

Setiap harinya di Budhis Monastery ada ritual chanting atau meditasi dengan mendengarkan alunan music serta nyanyian. Meski meditasi ini dipimpin oleh pendeta Budha, ritual chanting ini terbuka untuk umum dan tidak harus beragama Budha. Bagi yang ingin merasakan pengalaman baru bisa datang ke Budhis Monastery pada pukul 19.00 – 20.00 WIB.