Razia Kendaraan Bermotor Di Jogja

Razia Kendaraan Bermotor Di Bantul

razia-kendaraan-bantulJajaran Polres Bantul melakukan razia kendaraan bermotor di Jalan Jenderal Sudirman, Bantul pada Senin siang (13/10/2014) sekitar pukul 11.00. Banyak pelajar sekolah menengah atas (SMA) terjaring dalam razia ini, padahal sasarannya adalah masyarakat umum.

Kanit Dikyasa Unit Lantas Polres Bantul, Iptu Anang Trinovian mengatakan, ratusan siswa SMA harus ditilang karena tidak membawa surat izin mengemudi (SIM). Menurutnya, pelajar harus tertib dengan membawa SIM dan menaati Undang-undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009.

Bila tidak membawa SIM saat berkendara, maka ancaman dendanya mencapai Rp 1 juta. “Kita tegaskan bahwa tidak ada kelonggaran hukuman bagi pelajar yang mengendarai motor tetapi belum memiliki SIM,” papar Anang di sela-sela razia.

Candra Pratama (16), salah satu pelajar yang terjaring karena tidak membawa SIM mengaku tidak kapok meskipun sudah kena tilang. Ia juga tetap akan mengendarai motor ke depannya.

Pelajar kelas XI SMK Muhammadiyah Bambanglipuro ini mengaku sudah beberapa kali terjaring razia kendaraan bermotor. Pada razia siang tadi, orang tuanya juga tidak dipanggil.

“Engga diberi pengarahan kok. Habis ujian tengah semester (UTS), makanya pada pulang lebih awal. Motor saya juga tidak ditahan,” katanya.

Candra dan rekan-rekannya mengaku kebingungan soal kebijakan pengendara sepeda motor bagi pelajar SMA. Pasalnya, kepala sekolah mereka pernah berkata jika pelajar SMA diberi kelonggaran meski belum memiliki SIM.

“Engga papa asalkan helm dan kelengkapan kendaraan lain lengkap,” ujarnya menirukan ucapan kepala sekolah. (*)

Demikian berita terbaru di tribun Jogja, Yuk mari pelajar Jogja kita tertib berlalu lintas. Jika anda belum mempunyai SIM sebaiknya jangan berkendara di jalanan protokol dan akan lebih baik anda segera mempunyai SIM biar berkendara nyaman. Tentunya sudah memenuhi syarat-syarat ya…